Hitung-Hitungan Tuntas Bunga Deposito Bank

Cara Menghitung Bunga Deposito Bank
cara menghitung bunga deposito bank. Sumber: pxhere.com

Sebelum Anda menabung deposito, Anda wajib hukumnya untuk mengerti cara menghitung bunga deposito bank. Sebagai mana diketahui umum bahwa secara sederhana deposito adalah simpanan jangka tertentu yang menjanjikan suku bunga lebih besar daripada suku bunga tabungan biasa. Karena tidak bisa diambil sewaktu-waktu (harus menunggu jangka) maka bank akan memberikan “imbalan” bunga yang lumayan. Suku bunga deposito saat ini berkisar 2-7 % (yang direkomendasikan LPS-Lembaga Penjamin Simpanan).   Memang ada lembaga perbankan yang membayar suku bunga deposito hingga 10 %, namun risikonya tidak dijamin oleh LPS.

Semakian banyak uang yang Anda depositkan, maka bunga akan cenderung lebih besar (meski tidak selalu).

Sebagai tambahan, deposito umumnya terbagi menjadi 2 yaitu deposito berjangka dan sertifikat deposito. Perbedaan keduanya ada pada hal kemungkinan untuk pindah tangan atau kepemilikan. Jika deposito berjangka tidak bisa dipindahtangankan, sertifikat deposita justru sebaliknya. Sertifikat itu bisa dipindahtangankan karena dalam sertifikat tidak tercantum nama pemiliknya. Jadi, bisa diperjualbelikan secara sah. Perbedaan lain antara deposito berjangka dan sertifikat deposito adalah pada waktu pembayaran bunga. Bunga deposito berjangka tentu dibayarkan setelah jangka waktu penyimpanan. Uniknya, bunga sertifikat deposito justru dibayarkan di muka.

Hitungan-hitungan soal uang yang Anda depositokan harus dilakukan dengan matang agar investasi deposito Anda menjadi efektif untuk mendapatkan keuntungan yang optimal. Di akhir tulisan ini akan dipaparkan dengan jelas dan sederhana terkait cara menghitung bunga bank. Namun, agar jelas, diharapkan mencermati apa saja yang perlu diperhatikan dalam mempelajari cara menghitung bunga bank nanti.

3 Hal yang diperlukan dalam menghitung bunga bank:

  1. Tier ( Jumlah Setoran Awal)
  2. Tenor (Jangka Waktu Deposito)
  3. Pajak (opsional-hanya pada tier dan tenor tertentu)

Batas Minimal Dana Deposito yang Bisa Anda Ajukan

Setiap bank memiliki peraturan sendiri terkait batas minimal dana untuk deposito. Misalkan saja data terbaru (2017) mengatakan bahwa bank BRI (Bank Rakyat Indonesia) menentukan batas Rp 10 Juta sebagai batas minimal deposito. Begitu pun Mandiri yang menerapkan nilai Rp 10 juta untuk batas minimal deposito. Namun, Bank Mandiri juga menerima deposito minimal hanya 1 juta rupiah jika dilakukan melalui e-banking. Untuk batas atas, sepertinya tidak ada. Namun, LPS menyarankan agar jumlah tabungan maksimal per orang per bank adalah 2 miliar untuk mendapatkan jaminan.

Nah, jika Anda belum pernah mengajukan simpanan deposito, mungkin pertimbangan pertama adalah setoran awal yang tidak terlalu besar, sebagai sarana belajar.

Tenor atau Jangka Waktu Deposito

Tenor adalah jangka waktu yang ditentukan untuk simpanan deposito. Bank-bank yang ada di Indonesia memiliki ketentuan masing-masing atas tenor ini. Namun, bisa dikatakan bahwa tenor bank tersedia dalam 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan, dan maksimal 36 bulan.

Sebagai contoh, Deposito BRI Rupiah menerapkan batas maksimal 3 tahun (36 bulan) sedangkan Bank Mandiri hanya 2 tahun (24 bulan). Kesemuanya bisa auto roll over (ARO) atau diperpanjang otomatis.

Kenapa Tenor sangat penting dalam simulasi cara menghitung bunga deposito bank? Jelas karena semakin lama tenor maka suku bunga deposito juga semakin besar (meski tidak selalu).

Sebagai contoh, Deposito BRI Rupiah hanya memberikan suku bunga 5 % untuk deposito dengan tenor 12 bulan, sedangkan suku bunga untuk tenor 36 bulan mencapai 6,25 %. Jadi, ada selisih sekitar 1,25 % suku bunga BRI 12 bulan dan 36 bulan. Namun, tidak selalu semakin lama tenor maka semakin tinggi suku bunga. Suku bunga dengan tenor 3 bulan justru lebih tinggi daripada yang 12 bulan, bahkan lebih tinggi daripada 24 bulan.


Tabel Suku Bunga Deposito BRI rupiah:

Jangka WaktuSuku Bunga
1 Bulan4,25%
3 Bulan6 %
6 bulan5,75 %
12 bulan5 %
24 bulan4,75 %
36 bulan6,25 %

Salah satu contoh lain adalah Bank Mandiri, yang menentukan bahwa dengan setoran awal yang sama bisa jadi tenor yang lebih pendek malah semakin besar. Tenor 3 bulan di Mandiri bisa dikatakan yang relatif paling besar suku bunganya. Silakan cermati tabel sederhana di bawah ini.

 

Setoran Awal Tenor(bulan)
   1       3       6       12       24   
< Rp. 100 Juta            4.25 5.75 5.75 4.75 4.75
>= Rp.100 Juta – < 1 M                  4.25 5.75 5.75 4.75 4.75
>= Rp. 1 M – < 5 M 4.50 6.00 5.75 5.00 5.00
>= Rp. 5 M 4.50 6.00 5.75 5.00 5.00

Tabel Suku Bunga Bank Mandiri. Sumber: Deposito Bank Mandiri

Pajak Deposito Berjangka

Soal pajak deposito bank diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 26/PMK.010/2016  yang mengatur secara hukum mengubah isi Keputusan Menteri Keuangan Nomor 51/KMK.04/2001 tentang Pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) atas Bunga Deposito, Tabungan, serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Intinya, kini ditentukan bahwa untuk mata uang dan sumber dana tertentu dikenakan:

  1. Pajak 7,5% untuk Bunga Deposito dengan jangka waktu 1 bulan.
  2. Pajak 5% untuk untuk Deposito dengan jangka waktu 3 bulan.
  3. Untuk deposito jangka 6 bulan atau lebih dari 6 bulan, pajak tidak ada alias 0 Rupiah.

Simulasi Perhitungan Bunga

Apa yang bisa Anda pelajari dari data-data suku bunga bank di atas? Tentunya Anda harus jeli untuk memilih tier dan tenor untuk memastikan anda bisa menghitung suku bunga sekaligus bisa menghitung bisa menghitung bunga bank yang akan Anda peroleh.

Lalu, mari kita fokus pada cara menghitung bunga bank dengan sederhana dan simpel. Meskipun sederhana dan simpel harap untuk benar-benar memperhatikan agar investasi Anda bisa terukur dan semoga menguntungkan.

Agar data di atas bisa kita pakai dalam memahami cara menghitung bunga bank ini, maka kita simulasikan dengan dua kasus. (Jika bingung silakan liat tabel di atas lalu kembali lagi ke bagian ini).

  1. Deposito Bank BRI 100 juta dengan Tenor 3 Bulan
  2. Deposito Bank Mandiri 200 juta dengan Tenor 24 Bulan

Mari kita jabarkan secara bertahap dan rinci.

  1. Deposito Bank BRI 100 juta dengan Tenor 3 Bulan

Maka:

  • Jumlah Setoran: 100 juta
  • Tenor= 3 bulan = 3/12 tahun
  • Suku bunga: 6 %
    Rumus:

Jumlah Bunga deposito = jumlah setoran x suku bunga per tahun x Tenor

Kita masukkan data-data di atas:

Maka akan seperti ini perhitungannya:

Jumlah Bunga 3 bulan = 100 juta x 6 % x 3/12= 1.500.000

Bunga per bulan = bunga 3 bulan ; 3 = 500.000

Bunga per hari = bunga per bulan ; 30 = 16.700

 

Jika dikurangi pajak 5 %: maka jadinya adalah:

Total (3 bulan) = 1.425.000

Bulanan: 475 ribu

Harian: 15.833

 

NB: Pajak dikenakan untuk deposito tenor 3 bulan dengan setoran, jumlahnya 5 % (aturan terbaru, terbit 2016)

 

2. Desposito Bank Mandiri 200 Juta dengan Tenor 24 Bulan

 

Maka:

Tier = 200.000.000

Tenor = 24 bulan = 2 tahun

Suku bunga = 5 %

Rumus:

Jumlah Bunga deposito = jumlah setoran x suku bunga per tahun x Tenor

Jika kita masukan data-datanya maka perhitungan menjadi

 

Jumlah bunga 24 bulan= 200 juta x 5 % x 2 tahun = 20 juta

Bunga bulanan = 20 juta : 24 bulan = 833.000 Rupiah / bulan

Penghasilan bunga harian: 833.000 ; 30 hari= 27.800 Rupiah / hari (pembulatan)

Jadi hasilnya adalah:

  • total: Rp 20 juta
  • bulanan :Rp 833. 000
  • harian: Rp 27.800

NB: bunga deposito dengan tenor 2 tahun tidak dikenakan pajak.

 

Kesimpulan

Demikian gambaran cara menghitung bunga deposito bank yang bisa kami sampaikan. Semoga setelah membaca artikel tentang deposito di situs panduanbank.com menjadikan Anda lebih memahami berbagai hal tentang deposito.

Untuk Anda yang sedang berencana mengajukan deposito, silakan tentukan tenor dan setoran awalnya. Lalu, praktikanlah cara menghitung bunga deposito bank yang sudah Anda baca di atas. Semoga deposito Anda menghasilkan keuntungan dan kesejahteraan.

 

Link yang berhubungan dengan Deposito:

  1. Hitung-Hitungan Tuntas Bunga Deposito Bank
  2. Istilah-Istilah Deposito dan Pengertiannya
  3. Langkah-langkah Strategis Membuka deposito
  4. 20 Bank dengan Suku Bunga Deposito Tertinggi, Ini Tabelnya!
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published.

error: Dibaca saja. Kalau mau save bookmark aja