Tabungan Haji Mandiri Syariah, Aman dan Terjamin

tabungan haji mandiri syariah
syarat dan cara buka tabungan haji mandiri syariah ( Mabrur BSM)

Tabungan haji mandiri syariah merupakan produk tabungan dari Mandiri Syariah yang terjamin keamanannya, dalam produk ini juga, Bank Mandiri Syariah memberikan asuransi untuk setiap para calon haji yang menabung disini. Selain itu, tabungan ini juga memiliki beberapa fitur dan manfaat untuk Anda. Jika Anda ingin membuat tabungan haji di Bank syariah Mandiri (BSM), maka Anda perlu memperhatikan syarat-syarat yang harus Anda ketahui sebelum mendaftarkan diri. Ada beberapa syarat beserta fitur dan manfaat yang bisa Anda ketahui disini.

Dalam Islam, hukum menunaikan ibadah haji adalah fardhu’ain. Maksudnya wajib bagi orang yang mampu baik secara fisik maupun finansial dan boleh dilaksanakan sekali dalam seumur hidup. Menunaikan ibadah haji terdapat dalam rukun Islam yang kelima. Oleh karena itu, sebagai umat-Nya tentu kita ingin melaksanakan ibadah haji dan melaksanakan rukun Islam yang kelima itu. Tetapi, seringkali ada alasan materi untuk mewujudkannya. Yaitu, masalah keuangan yang memerlukan banyak biaya untuk menunaikan ibadah haji.

Namun, jangan khawatir. Saat ini bank Mandiri Syariah telah meluncurkan produk baru yang bernama Tabungan Haji Mabrur khusus untuk Anda yang ingin menabung untuk melaksanakan ibadah haji nanti.

Tabungan Haji Mandiri Syariah, Produk Tabungan Mabrur.

Sebelum kita mengetahui apa saya syarat yang harus dipersiapkan untuk membuat tabungan haji mandiri syariah, ada baiknya kita mengetahui apa itu bank mandiri syariah dan apa itu produk tabungan mabrur? Berikut penjelasannya!

Sejarah Singkat Bank Mandiri Syariah

Bank Mandiri Syariah merupakan sebuah bank yang secara resmi beroperasi sejak Senin, 25 Rajab 1420 H atau 1 November 1999. PT bank Syariah Mandiri hadir dan tampil dengan harmonisasi idealisme usaha dengan nilai-nilai spiritual.

Bank Mandiri Syariah tumbuh sebagai bank yang mampu memadukan keduanya, yang melandasi kegiatan operasionalnya. Harmonisasi idealisme usaha dan nilai-nilai spiritual inilah yang menjadi salah satu keunggulan bank mandiri syariah dalam kiprahnya di perbankan Indonesia.

Setoran Awal Tabungan HAJI BSM

Setelah kita mengetahui sejarah singkat bank mandiri syariah, berikutnya akan dibahas mengenai salah satu dari produk tabungan mandiri syariah yaitu produk tabungan haji mandiri syariah yang bernama tabungan mabrur. Apa itu tabungan mabrur? Berikut penjelasannya!

Tabungan Mabrur merupakan tabungan untuk pelaksanaan ibadah haji dan umrah dengan setoran minimal Rp.100.000 di awal dan tiap bulannya setiap transaksi dilakukan. Dimana saldo minimal yang di daftarkan ke SISKOHAT adalah Rp.25.500.000. Jadi, agar bisa di daftarkan ke SISKOHAT Anda harus memiliki jumlah saldo minimal sebesar Rp.25.500.000.

Tabungan Mabrur ini cocok untuk Anda yang ingin menabung untuk melaksanakan ibadah haji. Tabungan ini sudah terjamin dan aman karena berdasarkan prinsip syariah. Yaitu prinsip yang sesuai dengan ajaran Islam. Jika Anda ingin membuat produk tabungan mabrur ini, maka Anda harus mempersiapkan syarat-syarat yang ada di bawah ini

Syarat-syarat Membuat Tabungan haji mandiri syariah, Tabungan Mabrur.

Untuk membuat tabungan haji mandiri syariah atau tabungan mabrur maka Anda perlu menyiapkan persyaratan ini untuk dibawa nanti ketika mendaftar. Berikut persyaratan yang perlu Anda persiapkan:

  1. Kartu Identitas

Kartu Identitas sangat diperlukan ketika Anda akan melakukan sesuatu. Itulah sebabnya kenapa kartu identitas sangat begitu penting. Semua produk tabungan di Mandiri Syariah memerlukan kartu Identitas nasabah untuk proses pembuatan produk tabungan yang Anda inginkan. Tak terkecuali ketika membuat tabungan haji dan umro di bank mandiri syariah atau tabungan mabrur. Kartu Identitas yang perlu Anda persiapkan bisa berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), SIM, atau bisa juga menggunakan paspor Nasabah.

  1. NPWP

Tidak setiap bank atau produk tabungan mewajibkan NPWP sebagai syarat. Namun, untuk membuat tabungan haji di Bank Syariah Mandiri atau tabungan mabur maka Anda perlu menyiapkan NPWP sebagai salah satu syarat membuat tabungannya.

Itulah dua persyaratan yang Anda perlukan untuk membuat tabungan haji mandiri syariah atau tabungan mabrur. Untuk berjaga-jaga siapkan materai 6000 jika suatu saat diminta petugas bank yang melayani.

Setelah Anda mempersiapkan persyaratan tersebut, silahkan bawa persyaratannya dan segera mendatangi bank mandiri syariah terdekat untuk membuat tabungan mabrurnya.

Fitur Terbaik Tabungan Haji Mandiri Syariah, Aman dan Terjamin

Setiap produk tabungan di bank mandiri syariah memiliki masing-masing fitur terbaiknya. Ini juga berlaku untuk tabungan mabrur yang merupakan produk tabungan haji di mandiri syariah.

Apa saja fitur dalam tabungan haji mandiri syariah atau tabungan mabrur? Berikut penjelasannya!

  1. Berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah.

Akad mudharabah muthlaqah disini maksudnya adalah nasabah yang menyimpan dananya di bank mandiri syariah tidak memberikan pembatasan bagi bank mandiri syariah dalam menggunakan dana yang disimpannya. Bank mandiri syariah bebas menetapkan akad seperti apa yang nantinya akan dipakai ketika menyalurkan pembiayaan, kepada siapa pembiayaan itu diberikan, usaha apa yang harus dibiayai, dan lain sebagainya. Jadi, prinsip mudharabah muthlaqah disini adalah lebih memberikan keleluasaan kepada bank. Oleh sebab itu ketika saldo minimal Anda telah mencapai Rp.25.500.000, maka bank akan segera mendaftarkannya ke SISKOHAT.

  1. Tidak dapat dicairkan kecuali untuk melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji atau umrah (BPIH).

Di dalam produk Tabungan Mabrur Anda tidak diperkenankan untuk mencairkan dana Anda untuk keperluan diluar ibadah haji. Karena tabungan ini dibuat khusus untuk pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

  1. Setoran awal minimal Rp.100.000

Seperti produk tabungan lainnya, tabungan mabrur juga memerlukan setoran awal untuk membuat tabungannya. Yaitu sebesar Rp.100.000. Jadi, Anda juga perlu menyiapkan sejumlah uang tersebut untuk membuat tabungan haji mandiri syariah atau tabungan mabrur. Dan setoran selanjutnya minimal sebesar Rp.100.000.

  1. Saldo minimal untuk didaftarkan ke SISKOHAT adalah Rp.25.500.000 atau sesuai ketentuan dari Kemenag.

Untuk bisa di daftarkan ke SISKOHAT, Anda memerlukan saldo minimal Rp.25.500.000 atau sesuai ketentuan dari kemenag. Jika masih kurang dari jumlah saldo minimal yang ditentukan, berarti saldo Anda belum bisa untuk di daftarkan ke SISKOHAT.

  1. Biaya penutupan rekening karena batal sebesar Rp.25.000

Jika Anda ingin menutup rekening tabungan mabrur mandiri syariah atau tabungan mabur Anda karena suatu alasan, maka Anda memerlukan uang sejumlah Rp.25.000 untuk pembatalannya.

Manfaat Tabungan Haji Mandiri Syariah

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa setiap produk tabungan memiliki manfaatnya masing-masing. Itu juga berlaku dalam tabungan haji Mandiri syariah atau tabungan Mabrur

Tabungan Mabrur memiliki beberapa manfaat. Diantaranya adalah, tabungan ini sudah terjamin keamanannya karena menggunakan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah yang pasti terhindar dari perbuatan riba. Manfaat lainnya yaitu sistem Online dengan SISKOHAT Kemenag untuk kemudahan pendaftaran haji. Jadi, Anda tidak perlu repot untuk mendaftar haji sendiri karena pihak bank akan mendaftarkan haji untuk Anda.

Pada event Expo iB Vaganza yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Malang selama tanggal 22-25 Maret 2018, Bank mandiri syariah memberikan asuransi jiwa secara gratis pada produk tabungan mabrur dan mabrur junior. Manfaat asuransi gratis ini berlaku bagi nasabah dengan saldo minimal Rp.5.000.000, usia 17-75 tahun untuk tabungan mabrur. Dan usia 1-16 tahun untuk tabungan mabrur junior.

Jika nasabah penabung mabrur dan mabur junior meninggal dunia, maka ahli waris akan memperoleh nilai penanggungan sebesar Rp.18.000.000 dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Tabungan Haji Mandiri Syariah, Aman dan Terjamin

Itulah beberapa penjelasan mengenai tabungan haji mandiri syariah atau tabungan mabrur. Jika Anda ingin memulai untuk menabung haji, disarankan agar tidak menundanya lebih lama lagi. Karena untuk keberangkatan haji itu di perlukan waktu kurang lebih 15 tahun. Oleh karena itu, sebaiknya segera Anda menabung untuk ibadah haji dan jangan tunggu esok!

Add a Comment

Your email address will not be published.

error: Dibaca saja. Kalau mau save bookmark aja