6 Perbedaan Bank dan Koperasi yang Belum Banyak Di ketahui Orang

Posted on
Perbedaan bank dan koperasi
Perbedaan bank dan koperasi

Saat ini, banyak sekali lembaga keuangan yang berdiri baik itu milik swasta atau pemerintah. Ada beberapa lembaga keuangan yang populer dan seringkali didatangi oleh masyarakat, yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan koperasi. Kedua lembaga tersebut memiliki sejarah dan pengertian yang berbeda dan berperan aktif dalam melayani masyarakat. Agar kamu bisa mengetahui lebih dalam terkait lembaga keuangan tersebut, disini akan dijelaskan beberapa pengertian dari bank dan koperasi serta apa saja perbedaan bank dan koperasi yang harus kamu ketahui.

Pengertian Bank dan Koperasi yang Mudah Dipahami

Sebelum mengetahui lebih jelas terkait perbedaan bank dan koperasi, kamu harus mengetahui terlebih dahulu pengertian dari kedua lembaga keuangan tersebut.

Asal Usuk Bank atau Perbankan

Menurut Undang-Undang RI No.10 Tahun 1998 tentang perbankan dalam pasal 1 ayat 2, menyebutkan bahwa bank merupakan badan usaha yang melakukan penghimpunan dana dari masyarakat, lalu menyimpannya dalam bentuk simpanan, kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat untuk mendapatkan taraf perekonomian dan kehidupan yang lebih baik.

Kemudian, menurut PSAK atau Peraturan Standar Akuntansi Keuangan, Bank merupakan sebuah lembaga yang menjadi perantara antara pihak yang memiliki dana lebih dan pihak yang tidak memiliki dana. Sehingga bank akan membuat kedua pihaka tersebut saling membantu dan bank menjadi salah satu lembaga tempat memperlancar transaksi itu sendiri.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa bank merupakan salah satu lembaga keuangan yang berdiri untuk menghimpun dana masyarakat, menyalurkannya dalam beberapa bentuk produk sehingga akan tercapai kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan bank sendiri. Saat ini, bank sangat berperan penting dalam pembiayaan karena banyak orang yang memerlukan dana lalu seringkali meminjam uang melalui bank.

Baca lebih lengkap mengenai : sejarah bank

Asal Usul Koperasi

Sementara itu, pengertian koperasi menurut Undang-Undang No.17 Tahun 2002 yang terdapat dalam pasal 1 adalah sebuah badan hukum yang didirikan oleh perseorangan ataupun badan hukum koperasi, dengan pemisahaan kekayaan dari para anggota sebagai bentuk modal untuk menjalankan usaha tersebut. Tentu saja hal ini bertujuan untuk memenuhi aspirasi bersama serta kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, serta budaya dengan nilai dan prinsip koperasi yang dijalankannya.

Dari pengertian tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa koperasi merupakan suatu lembaga atau badan usaha yang dimiliki dan dijalankan oleh anggotanya sendiri untuk mencapai tujuan bersama. Biasanya, modal dari pembangunan koperasi sendiri berasal dari anggotanya sendiri kemudian dikelola menjadi beberapa produk koperasi yang dapat menguntungkan nantinya.

Nah, dari kedua pengertian tersebut, maka bisa dilihat perbedaan bank dan koperasi yang cukup jelas. Dengan kata lain, bank mendapatkan dananya dari masyarakat yang menghimpun dana disana, sementara koperasi menghimpun dana dari anggotanya sendiri kemudian dikelola oleh pihak koperasi untuk mencapai keuntungan bersama, baik itu di bidang sosial, ekonomi dan budaya.

Perbedaan Bank dan Koperasi

Setelah mengetahui secara singkat pengertian dari bank dan koperasi, maka selanjutnya kamu harus mengetahui apa saja perbedaan bank dan koperasi itu sendiri. Berikut uraian yang bisa kamu pahami.

Pajak Bunga

Perbedaan bank dan koperasi yang pertama adalah terdapat pada pajak bunganya itu sendiri. Berdasarkan peraturan pemerintah yang baru, pajak bunga untuk koperasi adalah senilai 10% yang semula sebesar 15%. Itu berarti pajak bunga koperasi menurun 5% dan itu tentu saja membuat nasabah koperasi merasa senang. Selain itu, jika kamu memiliki tabungan lebih dari 240 ribu, maka secara otomatis kamu tidak akan dikenakan pajak bunga, lho.

Beda halnya dengan bank. Lembaga keuangan bank memiliki pajak bunga sebesar 20% dari jumlah bruto. Hal ini tentu saja membuktikan  bahwa bank memiliki bunga pajak yang lebih tinggi dan koperasi memiliki bunga pajak yang lebih rendah.

SHU atau Sisa Hasil Usaha dan RAT atau Rapat Anggota Tahunan

Perbedaan bank dan koperasi selanjutnya terdapat dalam SHU dan RAT. Dalam koperasi, jika kamu memiliki sisa hasil usaha, maka pihak koperasi akan membagikannya dengan rata tergantung tabungan yang kamu miliki. Koperasi juga seringkali mengadakan rapat anggota tahunan yang mana didalamnya membahas terkait keuangan koperasi itu sendiri.

Sementara di bank, kamu tidak akan menemukan SHU dan RAT dalam proses transaksi yang dilakukan.

Biaya Administrasi

Perbedaan bank dan koperasi bisa juga dilihat dari biaya administrasinya. Bank akan selalu membebankan biaya administrasi bulanan dengan nominal berbeda setiap lembaga bank. Hal tersebut berguna agar tabunganmu tetap terjaga dan aman, sehingga tidak akan mudah terblokir.

Beda halnya dengan koperasi. Koperasi tidak memiliki biaya administrasi setiap bulannya karena semua biaya yang ada akan ditanggung bersama para anggotanya sendiri. Dengan kata lain, jika akan menyimpan atau meminjam uang di koperasi, maka kamu akan lebih aman dan tidak akan perlu memikirkan uang administrasi. Namun, di beberapa koperasi kini telah ada yang memberlakukan uang administrasi walaupun jumlah nominalnya lebih kecil daripada koperasi.

Layanan yang Diberikan

Perbedaan bank dan koperasi terdapat juga pada layanan yang diberikan. Bank akan selalu memberikan pelayanan penuh kepada nasabah, baik itu berupa simpanan maupun pinjaman. Sehingga masyarakat bisa terbantu kondisi perekonomian dengan penyaluran dana oleh bank. Sementara koperasi melayani anggotanya dengan dana yang dihimpun oleh anggotanya sendiri juga. Sehingga koperasi hanya melakukan peminjaman kepada para anggotanya saja, berbeda dengan bank yang bisa menyalurkan dana kepada semua orang.

Tujuan Pendirian

Perbedaan bank dan koperasi juga dapat dilihat dari tujuan pendiriannya. Bank didirikan untuk tujuan menyimpan dan menyalurkan dana dari masyarakat itu sendiri. Sementara koperasi didirikan untuk tujuan mensejahterakan anggotanya dan mendapatkan dana dari anggotanya sendiri.

Keuntungan dan Pinjaman yang Diberikan

Perbedaan bank dan koperasi selanjutnya adalah dapat dilihat dari keuntungan serta pinjaman yang diberikan. Keuntungan koperasi akan dibagikan secara merata kepada para anggotanya. Sementara keuntungan bank hanya akan dirasakan oleh bank itu sendiri dan sebagiannya diberikan kepada nasabah.

Sementara itu, bank akan selalu memberikan pinjaman dengan nominal besar besserta syarat dan ketentuan yang berlaku. Namun koperasi hanya bisa meminjamkan uangnya lebih kecil daripada bank karena lingkaran dana himpunnya lebih kecil daripada bank.

Inilah Perbedaan Bank dan Koperasi yang Jarang Diketahui

Itulah beberapa hal yang bisa kamu ketahui dari perbedaan bank dan koperasi. Setelah kamu membaca artikel ini, tentunya kamu bisa mengetahui pengertian serta perbedaannya secara detail. Bank dan koperasi merupakan dua hal yang sama dari lembaga keuangan. Namun, keduanya memiliki tujuan dan cara transaksi yang berbeda. Sekarang, kamu bisa menentukan sendiri apakah lebih nyaman melakukan transaksi di bank atau ikut serta menjadi anggota koperasi. Semuanya bisa kamu putuskan sendiri setelah melalui beberapa pertimbangan dan keuntungan yang akan kamu peroleh nantinya.

Gravatar Image
Mahasiswi jurusan ekonomi syariah, hobi nulis dan traveling.