Gadai Laptop Tanpa Kwitansi di Pegadaian, Apa Syaratnya?

By | February 1, 2018
gadai laptop tanpa kwitansi di Pegadaian

gadai laptop tanpa kwitansi di Pegadaian

Mau gadai laptop tanpa kwitansi di pegadaian? Tapi takut ditolak? Jangan pesimis dulu mencari tempat gadai laptop lain sebelum kalian tahu syarat dan mencobanya. Soal pihak pegadaian belum tentu menolaknya. Kwitansi hilang memang hal yang sangat umum terjadi ketika memiliki barang. Sebagian besar tidak peduli pada kwitansi pembelian sehingga tidak menyimpannya dengan baik. Padahal kwitansi itu penting. Kwitansi suatu saat nanti bisa digunakan kembali ketika mau gadai laptop atau dijual kembali. Sebab penyedia gadai umumnya menerapkan syarat kwitansi pembelian atau saat dijual calon pembeli menanyakan kwitansi pertama beli.

Setiap membeli barang apapun pasti kita menerima kwitansi pembelian atas barang tersebut. Begitu juga saat kita beli laptop di toko, pasti kita juga menerima kwitansi dari penjual. Kwitansi ini sangat penting dan perlu disimpan. Sebab kwitansi adalah suatu alat bukti penerimaan sejumlah uang yang ditandatangani oleh penerima atau penjual, lalu diserahkan kepada pemberi atau pembeli barang. Bisa dikatakan, kwitansi adalah bukti transaski antara kedua belah pihak. Lalu bagaimana kabar dengan kwitansi kiwtansi pembelian barang kalian? Apakah dalam keadaan baik baik saja?

Lalu, Bisa gak gadai laptop tanpa kwitansi di pegadaian?

Sebelum kalian mengajukan gadai laptop tanpa kwitansi di pegadaian, ketahui dululah syarat syaratnya. Berdasarkan informasi dari website resmi pegadaian, syarat gadai laptop adalah KTP atau identias resmi lainnya (misal SIM) dan jaminan. Apakah juga harus menyertakan kwitansi? Iya kalau ada. Sebab mengacu pada fungsi kwitansi bahwa digunakan sebagai bukti transaski pembelian, jaminan itu milik kalian dan bukan hasil curian dll. Selain itu, kwitansi juga menjadi patokan harga taksiran sehingga proses penaksiran lebih mudah dan cepat. Baca juga : Taksiran harga laptop di pegadaian

Meski bisa gadai laptop di pegadaian tanpa kwitansi, namun kalian juga perlu mempertimbangkan kondisi laptop. Laptop harus dalam keadaan baik secara kinerja maupun fisik,tidak rusak atau kurang lengkap. Laptop yang digadaikan minimal masa tahun produksi  satu tahun terakhir. Misal gadai laptop saat ini 2018, maka minimal laptop harus keluaran tahun 2017. Sebab hal tersebut menjadi pertimbangan dalam persetujuan dan taksiran nilai pinjaman. Kwitansi juga bisa dijadikan acuan data data seperti masa produksi barang. Maka dari itu besok besok setelah beli barang, kwitansinya dismpan ya.

Bunga, biaya dan besar nilai pinjaman

Suku bunga pinjaman gadai laptop tanpa kwitansi di pegadaian terbagi menjadi beberapa golongan berdasarkan plafon dan tenor kredit. Golongan A dengan pinjaman mulai 50 ribu sampai 500 ribu dengan besaran bunga sebesar 0,75 % per 15 hari. Golongan B1 pinjaman mulai 500 keatas sampai 1 juta besar bunga 1,15 %. (Seterusnya bisa baca : Bunga Pinjaman Pegadaian). Biaya administrasi yang diterapkan sebesar 1% dari nilai pinjaman. Jadi sangat tergantung dari nominal yang kalian ajukan sendiri. Sementara besar pinjaman sebesar 90 % -93% tergantung dari kondisi barang. Kwitansi juga termasuk mempengaruhinya.

Yuk gadai laptop tanpa kwitansi di pegadain

Dari ulasan artikel ini menyimpulkan bahwa gadai laptop tanpa kwitansi di pegadaian bisa. Tapi belum tentu semua pegadaian begitu. Kadang keputusan si petugas di pegadaian juga berbeda beda.  Ada pertimbangan dari kondisi jaminan seperti yang sudah dijelaskan diatas seperti kondisi fisik dan tahun produksi. Jadi sebaiknya dicoba dulu menggadaikan laptop kalian digadaikan, Jika memang benar benar ditolak bisa mencari tempat alternatif yang menerima gadai laptop tanpa kwitannsi. Semisal pinjaman uang pribadi.

Leave a Reply